PEMBENTUKAN ANAK DARI SEKS INDAH

PETUNGAN BERSETUBUH & RAHASIA BIRAHI WANITA
Dalam petungan ini dibagi dalam dua kategori, yaitu :
Kama Wedha Larangan / Pantangan waktu BERSENGGAMA / BERSETUBUH
menurut Nabi Muhammad SAW meliputi :
Pantangan / Larangan dalam Bersetubuh / Bersenggama
Bersetubuh / bersenggama pada saat malam tanggal satu atau akhir bulan (tanggal 29 atau 30)
Jawa / Hijriah. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan
tidak punya akal alias gila
Bersetubuh / bersenggama pada malam Idul Fitri atau Idul Adha. Jika dari hubungan badan
tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan cacat pada tangan atau kakinya
Bersetubuh / bersenggama pada saat akan bepergian atau berada di perantauan. Jika dari
hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan menghabiskan harta benda
orang tuanya
Bersetubuh / bersenggama di tempat sampah. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan
anak maka anak tersebut akan menjadi durjana
Bersetubuh / bersenggama sambil telanjang bulat. Jika dari hubungan badan tersebut
menghasilkan anak maka anak tersebut akan tidak punya malu
Bersetubuh / bersenggama sambil melihat kemaluan. Jika dari hubungan badan tersebut
menghasilkan anak maka anak tersebut akan buta matanya atau pikirannya (bodoh)
Bersetubuh / bersenggama sambil melihat bintang / bulan di langit. Jika dari hubungan badan
tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan kehilangan cahaya
Gaya bersetubuh / bersenggama "sambil membelakangi pasangannya". Jika dari hubungan badan
tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan bodoh dan tidak tahu benar dan salah.
Gaya bersetubuh / bersenggama "sambil miring". Jika dari hubungan badan tersebut
menghasilkan anak maka anak tersebut akan suka jahil dan suka memfitnah.
Gaya bersetubuh / bersenggama "sambil berdiri". Jika dari hubungan badan tersebut
menghasilkan anak maka anak tersebut akan menjadi pemarah, sombong dan suka mengambil
barang orang lain
Gaya bersetubuh / bersenggama "sambil tidur". Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan
anak maka anak tersebut akan banyak celakanya
Bersetubuh / bersenggama pada malam hari Minggu, Selasa, Rebo, Sabtu. Jika dari hubungan
badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan tidak suka agama
Sambekala Orang Bercinta / Bersetubuh ( Saresmi )
Jika persetubuhan antara laki-laki dan perempuan dengan diiringi perasaan yang tidak baik,
dalam arti waktu bersetubuh baik pihak laki-laki maupun pihak perempuan dilakukan dengan
membayangkan bersetubuh dengan orang lain yang disukainya, lebih-lebih jika perempuannya
yang tidak puas dengan pasangannya dan menyukai pria lain. Jika hal ini terjadi maka terjadilah
apa yang dinamakan "Sambekala lanange murka, wadone rusuh / reged" yang akan
menyebabkan anak yang dikandung akan menjadi penuh dengan kotoran. Mulia, melarat, pintar,
bodoh, celaka, luhur, dsb yang akan dipikul nantinya oleh si anak pada kenyataannya tergantung
dari apa yang dilakukan oleh kedua orang tuanya, yang meliputi :
· Baik buruknya perilaku / watak kedua orang tuanya
· Suci atau tidaknya kedua orang tua dalam bersetubuh yaitu bagaimana keikhlasan sikap
saling menerima satu sama lain
· Bagaimana tindakan orang tua dalam bersetubuh, apakah hanya diliputi itikad
memuaskan hawa nafsu saja ataukah persetubuhan yang dilakukan karena benar-benar
menginginkan mendapatkan keturunan yang baik
· Dari waktu melakukan persetubuhan
Tanda-Tanda Kenikmatan Wanita
Ciri-ciri Wanita Yang Memberikan Kenikmatan Dalam Bersetubuh /
Bersenggama
Jika bentuk badan kecil, kulitnya merah kebiruan, anak rambut di dahi (sinom) tumbuh
banyak, rambutnya panjang dan hitam, manis wajahnya
Badannya ramping, mukanya kuning kehijauan berkilau, banyak sinomnya
Agak tinggi tubuhnya dan ramping, kulit "mbambang awak" / kuning tidak hitampun
tidak, rambutnya keras, tangkas
Agak tinggi tubuhnya dan ramping, kulit kuning, mata njait lindri ( manis dan tajam ),
leher manglung ( agak ke muka ), kaki meruncing ke bawah
Bentuk badan kecil pendek, kaki meruncing ke bawah, dadanya condong ke depan
Kulit kuning seperti bengle yang diiris, tubuh ramping / langsing seperti burung dara,
mata manis dan tajam, rambutnya berombak
Kulit kuning, tubuh padat berisi, tajam air mukanya, payudara / buah dadanya sedang
besarnya, lebat dan panjang rambutnya
Kulit agak kuning kehijauan, bentuk tubuh kecil dan ramping, air muka bercahaya, sinomnya
(bulu di sekitar dahi) lebat
Kulit "mbambang awak" / kuning tidak hitampun tidak tetapi muka agak kuning,
rambutnya keras
Leher manglung (agak ke muka), kaki meruncing ke bawah
Bahu dan pundak agak melebar dan tegak, kaki meruncing ke bawah
Badannya kecil, kulit "mbambang awak" / kuning tidak hitampun tidak, muka agak
kebiruan, banyak sinomnya (rambut halus di sekitar dahi)
Badannya agak tinggi dan langsing, kulit muka agak kemerah-merahan, rambutnya keras

Minggu, 06 Maret 2011

Cara Indah Membuat Anak Dengan Seks Baik

Pantangan / Larangan dalam Bersetubuh / Bersenggama
.
Dalam melakukan persetubuhan hendaknya suami istri mengerti tata cara aturan bahwa hubungan tersebut diharapkan dapat menghasilkan seorang anak yang baik, maka perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :
  1. Bersetubuh / bersenggama pada saat malam tanggal satu atau akhir bulan (tanggal 29 atau 30) Jawa / Hijriah. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan tidak punya akal alias gila.
  2. Bersetubuh / bersenggama pada malam Idul Fitri atau Idul Adha. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan cacat pada tangan atau kakinya
  3. Bersetubuh / bersenggama pada saat akan bepergian atau berada di perantauan. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan menghabiskan harta benda orang tuanya.
  4. Bersetubuh / bersenggama di tempat sampah. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan menjadi durjana.
  5. Bersetubuh / bersenggama sambil telanjang bulat. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan tidak punya malu.
  6. Bersetubuh / bersenggama sambil melihat kemaluan. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan buta matanya atau pikirannya (bodoh).
  7. Bersetubuh / bersenggama sambil melihat bintang / bulan di langit. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan kehilangan cahaya.
  8. Gaya bersetubuh / bersenggama "sambil membelakangi pasangannya". Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan bodoh dan tidak tahu benar dan salah.
  9. Gaya bersetubuh / bersenggama "sambil miring". Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan suka jahil dan suka memfitnah.
  10. Gaya bersetubuh / bersenggama "sambil berdiri". Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan menjadi pemarah, sombong dan suka mengambil barang orang lain.
  11. Gaya bersetubuh / bersenggama "sambil tidur". Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan banyak celakanya.
  12. Bersetubuh / bersenggama pada malam hari Minggu, Selasa, Rebo, Sabtu. Jika dari hubungan badan tersebut menghasilkan anak maka anak tersebut akan tidak suka agama.
Sambekala Orang Bercinta / Bersetubuh ( Saresmi )
Jika persetubuhan antara laki-laki dan perempuan dengan diiringi perasaan yang tidak baik, dalam arti waktu bersetubuh baik pihak laki-laki maupun pihak perempuan dilakukan dengan membayangkan bersetubuh dengan orang lain yang disukainya, lebih-lebih jika perempuannya yang tidak puas dengan pasangannya dan menyukai pria lain. Jika hal ini terjadi maka terjadilah apa yang dinamakan "Sambekala lanange murka, wadone rusuh / reged" yang akan menyebabkan anak yang dikandung akan menjadi penuh dengan kotoran. Mulia, melarat, pintar,
bodoh, celaka, luhur, dsb yang akan dipikul nantinya oleh si anak pada kenyataannya tergantung
dari apa yang dilakukan oleh kedua orang tuanya, yang meliputi :
  • Baik buruknya perilaku / watak kedua orang tuanya
  • Suci atau tidaknya kedua orang tua dalam bersetubuh yaitu bagaimana keikhlasan sikap saling menerima satu sama lain
  • Bagaimana tindakan orang tua dalam bersetubuh, apakah hanya diliputi itikad memuaskan hawa nafsu saja ataukah persetubuhan yang dilakukan karena benar-benar menginginkan mendapatkan keturunan yang baik
  • Dari waktu melakukan persetubuhan.
Demikian artikel ini dibuat bukan dengan maksud apa-apa sekedar berbagi informasi, ada pertanyaan atau komentar silakan kirim di kolom komentar dibawah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar